![]() |
Perjalanan kehidupan setiap orang memiliki kenangan atau momen yang indah maupun sedih. Kenangan tersebut tanpa disadari melekat dan menjadikan sebagai salah satu reaksional ketika terjadi sesuatu. Kita memiliki kenangan indah masa kecil setiap sore bermain sepak bola dan bersepeda keliling kampung dan saat kita melihat segerombolan anak sedang bermain sepak bola tanpa kita sadarin kita tersenyum dan menarik diri dalam kenangan indah masa kecil. Bahkan kenangan buruk melihat dan merasakan situasi orang tua berantam, cekcok adu mulut hingga piring terbang membuat dampak psikologis anak hingga dewasa, salah satu reaktif yang muncul rasa ketakutan berelasi dengan orang atau mudah marah atau menangis mendengar nada tinggi orang berbicara. Untuk belajar mengelola emosional lebih baik dan belajar tehnik pernapasan , kami memutuskan mengikuti acara yang di adakan oleh Bapak Gobind Vasdev. Beliau adalah seorang praktisi heartwoker yang mengajar cara mengelola emosi dengan tehnik pernapasan.
Dalam acara yang kami ikut kami belajar 3 hal yaitu :
TRE+ (Trauma Releasing Exercise)
Acara emotional release yang diadakan oleh Bp.Gobind Vasdev di Surabaya. TRE atau Tension and Trauma Releasing Exercise adalah teknik emosi yang diajarkan bagaimana tehnik kecerdasan tubuh kita mengenal trauma dan melepaskan ketegangan pada tubuh yang cukup mempengaruhi aktivitas sehari-hari kita. Konsep TRE+ sendiri merupakan tehnik melepaskan stres, atau trauma tanpa kita mengingat dan bercerita ke orang lain. Faktanya mayoritas orang bercerita ke orang yang menurutnya dapat di percaya bilamana kepercayaan di khianati tentunya akan menimbulkan efek rasa tidak percaya pada orang lain.
Nah TRE+ ini menurutku cocok untuk kita yang tentunya malas bercerita dan setidaknya ingin memulihkan tanpa bantuan orang lain. Padahal diri kita sendiri lah yang mampu mengkontrol baik menerima atau menolak perasaan - perasaan baik kebahagiaan, atau kesedihan. Karena tidak ada seseorang yang mampu menyakiti kita tanpa atas dasar izin kita No One Can Hurt You Without Your Consent.
Dalam proses belajar tentang TRE+ sendiri membuat badan kita bergerak dan memberikan getaran - getaran di titik-titik sakit atau mengalami ketegangan. Gerakan atau getaran ini otomatis terjadi dari titik - titik ketegangan tubuh, efek dari TRE badan terasa lebih ringan. TRE dapat di lakukan sebelum tidur jika merasa badan lebih segar atau setelah bangun tidur jika berdampak tidur lebih nyaman dan tenang, Tehnik ini menggunakan metode kecerdasan pada tubuh. Mungkin kita sering lupa untuk berbicara pada tubuh kita, memberikan salam terima kasih dan memaafkan atas semua aktivitas dan kerja keras yang sering di paksakan. Metode ini mengingatkan kita untuk berkomunikasi lagi lebih intens dan memberikan cinta kasih ke diri sendiri.
![]() |
| TRE+ Bersama rekan - rekan dan Pak Gobind |
Selain Trauma Releasing Exercise + kita juga belajar tehnik FM atau Force Mindfullness adalah memberikan asupan afirmasi pada tubuh dan di tambahkan dengan tehnik pernapasan agar menonaktifkan sementara ketegangan serta melepaskan kepenatan yang beradu dalam muara pikiran manusia.FM salah satu tehnik yang cocok dalam memulihkan pikiran atau menenangkan . Efek saat belajar FM pikiran lebih tenang dan santai.
Buteyko
Di acara ini kami juga belajar tentang tehnik pernapasan yang mungkin orang kadang mengenal dengan sebutan Buteyko. Buteyko sendiri salah satu tehnik pernapasan yang juga di pakai di kedokteran untuk mengatasi gangguan asma, kecemasan atau insomnia.(baca juga tentang Tehnik Buteyko) perbedaan buteyko dengan Force Mindfullness cukup jauh karena di Buteyko kita diajarkan untuk mengatur kecepatan dan volume napas sedangkan tehnik pernapasan Force Mindfullness kebalikan dari Buteyko. Pengalaman ikut proses ini menurut saya sangat mengesankan by the way Thanks For Tan have invited me to this event dan kapanpu di manapun kita bisa praktek dan menggunakan sendiri . works it, please try .
![]() |
| Gathering TRE + |


.jpeg)




0 Komentar