Ani dan Budi ikut lomba merangkai kata
Bukan karena keinginan mereka
Bapak dan ibu menaruh asa
Mereka tak tahu harus kemana
Karena lomba ini cukup menyesakkan dada
Kepala saja rasanya mau pecah terbagi dua
Mereka bingung bukan kepalang
Rasanya jalan saja ingin tumbang
Ani mencoba tetap lapang
Dan Budi sedang asyik bermain di ladang
Sontak saja membuat ani marah besar
Budi makin gusar
Lantas lari menuju ke pasar
Rasanya jalan saja ingin tumbang
Ani mencoba tetap lapang
Dan Budi sedang asyik bermain di ladang
Sontak saja membuat ani marah besar
Budi makin gusar
Lantas lari menuju ke pasar
Karena tak kuasa
Ani dan Budi tak sengaja
Baju mereka lomba
Sobek menganga besar Sehingga, ibu harus ke tukang jahit.
Tiga hari kemudian datanglah hari perlombaan
yang tak di nanti siapapun.
Karena hati rasanya pesimis
Mereka ingin menangis
tapi apa mau di kata
Lomba merangkai kata
Sudah di depan mata.
Pada akhirnya mereka menuntaskan lomba
Dengan penuh degup rasa di dada
Karena pengumuman telah tiba. Akhirnya mereka Juara harapan.
Harapan ibu dan bapak telah terpenuhi
Walaupun anaknya hampir degdegan
Takut tak memenuhi harapan








0 Komentar